JURNAL : SISTEM PENILAIAN KELOMPOK PKL PRODI SISTEM INFORMASI UNIVERSITAS BINA DARMA DENGAN METODE FUZZY MADM



AhkmadIpandy, Linda Atika, Suyanto
Mahasiswa Universitas Bina Darma, Dosen Universitas Bina Darma
Jalan Jenderal Ahmad Yani No.12, Palembang
Pos-el : ahkmadipandy@gmail.com, linda_atika@mail.binadarma.ac.id, suyanto@mail.binadarma.ac.id

Abstract :
Each institution continually strive to equip graduates to not only have the intelligence theory alone but able to apply the knowledge that has been gained into the real world. And to realize that, Universitas Bina Darma Palembang make PKL as a subject that wajb mahasiswany be traveled by all. To appreciate the activities of street vendors, the university Bina Darma Palembang assessing the results of the street vendors. Calculations are still done manually because there is no specific system and method of calculation of the good is not impossible to make a wrong calculation of the value of the group. For a system that was built specifically for the street vendors melakuakn perhtungan value majoring in information systems at Bina Darma Unibersitas Palembang by using the method of Fuzzy Multy-Arttibut Decision Making (FMADM). By providing botot on any criteria and do perengkingan penialian the results of calculations can then select the best alternative from a number of alternatives.
Keywords: Assessment PKL Group, FMADM, criteria, alternatives

Abstrak :
Setiap lembaga pendidikan terus berupaya untuk membekali lulusannya untuk tidak hanya memiliki kecerdasan teori semata namun mampu menerapkan ilmu yang telah didapatnya ke dunia nyata. Dan untuk mewujudkan itu, Universitas Bina Darma Palembang menjadikan PKL sebagai mata kuliah yang wajb di tempuh oleh seluruh mahasiswany . Untuk mengapresiasi kegiatan PKL ini, universitas Bina Darma Palembang melakukan penilaian terhadap hasil kelompok PKL. Perhitungan yang masih dilakukan secara manual karena belum adanya sistem khusus dan metode perhitungan yang baik bukan tidak mungkin membuat perhitungan nilai kelompok menjadi salah. Untuk itu dibangun sebuah sistem khusus untuk melakuakn perhtungan nilai kelompok PKL pada jurusan sistem informasi di Unibersitas Bina Darma Palembang dengan mengunakan metode Fuzzy Multy-Arttibut Decision Making (FMADM). Dengan memberikan botot pada setiap kriteria penialian dan melakukan perengkingan atas hasil perhitungan maka dapat di pilih alternatif terbaik dari sejumlah alternatif yang ada.
Kata Kunci: Penilaian Kelompok PKL, FMADM, kriteria, alternatif

 


1.              PENDAHULUAN
Praktek Kerja Lapangan (PKL) adalah mata kuliah yang wajib diikuti oleh mahasiswa Universitas Bina Darma. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberi pembekalan dan pengetahuan mahasiswa secara praktis terhadap penerapan ilmu pengetahuan di dunia kerja. Pada kegiatan ini mahasiwa juga berkewajiban untuk membuat laporan hasil praktek kerja sebagai salah satu bukti dari pengalaman penerapan bidang keahlian terhadap sebuah hasil analisis dalam bidang masing-masing
Laporan hasil praktek kerja ini akan dinilai untuk mendapatkan tiga kelompok PKL terbaik. Sistem penilaian yang digunakan di Universitas Bina Darma masih bersifat manual. Belum ada suatu sistem komputerisasi yang dibangun secara khusus untuk mengelola nilai kelompok PKL. Formulir penilaian kelompok PKL dibagikan kepada juri penilai untuk diisi. Kemudian formulir yang telah diisi dikumpulkan kembali dan dihitung secara manual dengan menjumlahkan semua komponen nilai. Hal ini membuat perhitungan tidak bisa dilakukan secara cepat dan bukan tidak mungkin terjadinya kesalahan dalam perhitungan nilai. Untuk itu diperlukan sebuah sistem pendukung keputusan untuk mengelola data nilai kelompok PKL.
Menurut Kusrini (2009:15), sistem pendukung keputusan merupakan sistem informasi interaktif yang menyediakan informasi, pemodelan dan pemanipulasi data. Sistem ini digunakan untuk membantu mengambil keputusan dalam situasi yang semi terstruktur dan tidak terstrktur, dimana  tak seorang pun tahu secara pasti bagaimana keputusan seharusnya dibuat.
Perhitungan penilaian di sistem ini akan dibangun dengan menggunakan metode Fuzzy Multi-Attribute Decision Making (FMADM). Medote FMADM dipilih karena metode ini menentukan nilai bobot untuk setiap atribut, kemudian dilanjutkan dengan proses perengkingan yang akan menyeleksi alternatif terbaik dari sejumlah alternatif. Dalam hal ini alternatif yang dimaksud adalah kelompok terbaik berdasarkan kriteria-kriteria yang telah ditentukan.
Sebelumnya metode ini pernah di pakai oleh widodo dkk dalam penelitiannya sistem pendukung keputusan untuk menentukan penerima beasiswa bank BRI menggunakan FMADM pada tahun 2009. Dalam penelitianya, widodo dkk, mengangkat permasalahan untuk menghitung nilai setiap krteria dari masing-masing alternatif.

2.             METODOLOGI PENELITIAN
2.1     Waktu Dan Tempat Penelitian
Waktu penelitian ini dimulai pada bulan September 2012 sampai dengan bulan Januari 2013. Tempat penelitian ini berlokasi di Universitas Bina Darma Palembang yang beralamat di Jl. Jend. A. Yani No.12 Palembang (30264).

2.2     Metode Pengumpulan Data
Adapun teknik untuk pengumpulan data adalah sebagai berikut :
a.      Wawancara (Interview)
Merupakan suatu pengumpulan data yang dilakukan dengan cara tanya jawab atau dialog  secara langsung dengan pihak-pihak yang terkait dengan penelitian yang dilakukan. Dalam hal ini penulis melakukan tanya jawab kepada Kaprodi Sistem Informasi dan dosen Universitas Bina Darma untuk mengetahu sistem penilaian kelompok PKL yang ada.
b.   Pengamatan (Observasi)
Yaitu metode pengumpulan data dengan cara mengadakan tinjauan secara langsung ke objek yang diteliti. Untuk mendapatkan data yang bersifat nyata dan meyakinkan maka penulis melakukan pengamatan langsung pada di Universitas Bina Darma.
c.  Studi Pustaka
Untuk mendapatkan data-data yang bersifat teoritis maka penulis melakukan pengumpulan data dengan cara membaca dan mempelajari buku-buku, makalah ataupun referensi lain yang berhubungan dengan masalah yang dibahas.

2.3     Metode Pengembangan Sistem
            Menurut Pressman (2001), metode web engineering terdapat 5 ( lima tahapan, yaitu :
1.Formulasi
Tahap formulasi merupakan tahap untuk melakukan pengidentifikasian tujuan pembuatan aplikasi web dan batasan pengembangan sistem, penganalisisan model sesuai dengan spesifikasi kebutuhan sistem, serta penentuan sarana yang akan digunakan dengan tujuan untuk mendapatkan hasil keluaran yang baik.
2.Perencanaan
Tahap perencanan merupakan tahap untuk melakukan perkiraan biaya secara keseluruhan, mengevaluasi risiko yang mungkin terjadi, dan mendefinisikan jadwal pengembangan aplikasi.
3.         Analisis
kegiatan untuk menentukan syarat-syarat teknis dan mengidentifikasi isi web aplikasi yang akan ditampilkan.
4.Perancangan
a.Perancangan Basis Data
b.Perancangan Arsitektur
c.Perancangan Keluaran
d.Perancangan Antarmuka
5.Rekayasa dan Pengujian
Tahap pembuatan halaman menghasilkan suatu halaman web yang dapat dieksekusi dalam bentuk HTML. Sedangkan tahap pengujian (testing) dilakukan untuk mengetahui kemungkinan terjadinya kesalahan pada script agar kemudian dapat dilakuan perbaikan sehingga aplikasi benar-benar berjalan dengan baik.


2.4 Fuzzy Multi-Atribut Decision Making (FMADM)
            Menurut Rudolphi dalam Kusumadewi (2006: 72), pada dasarnya proses metode MADM klasik untuk menyelesaikan FMADM dilakukan melalui 3 tahap, yaitu penyusunan komponen-komponen situasi, analisis, dan sintesis informasi. Pada tahap penyusunan komponen, komponen situasi, akan dibentuk tabel taksiran yang berisi identifikasi alternatif dan spesifikasi tujuan, kriteria dan attribut. Salah satu cara untuk menspesifikasikan tujuan situasi  |O_i  ,i=1,…,t| adalah dengan cara mendaftar konsekuensi-konsekuensi yang mungkin dari alternatif yang telah teridentifikasi |A_i, i=1,…,n|. Selain itu juga disusun atribut-atribut yang akan digunakan |a_k, k=1,…,m| .
            Fuzzy Multi-Atribut Decision Making (FMADM) dapat disimpulkan adalah suatu metode untuk mencari alternatif dari sejumlah alternatif dengan kriteria tertentu. Metode FMADM menentukan nilai bobot untuk setiap atribut, kemudian dilanjutkan dengan proses perangkingan yang akan menyeleksi alternative yang sudah diberikan.

2.5 Algoritma FMADM
Menurut Kusumadwi (2006), algoritma FMADM adalah sebagi berikut :
1.      Memberikan nilai setiap alternatif (A_i) pada setiap kriteria (C_j) yang sudah ditentukan, dimana nilai tersebut di peroleh berdasarkan nilai crisp; i=1,2,…m dan j=1,2,…n.
2.      Memberikan nilai bobot (W) yang juga didapatkan berdasarkan nilai crisp.
3.      Melakukan normalisasi matriks dengan cara menghitung nilai rating kinerja  ternormalisasi (r_ji) dari alternatif A_i pada atribut C_j berdasarkan persamaan yang disesuaikan dengan jenis atribut menurut persamaan berikut :
4.    Melakukan proses perankingan dengan cara mengalikan matriks ternormalisasi (R) dengan nilai bobot (W).
Rengking = R x W 
5.      Menentukan nilai preferensi untuk setiap alternatif (V_i) dengan cara menjumlahkan hasil kali antara matriks ternormalisasi (R) dengan nilai bobot (W). Nilai V_i yang lebih besar mengindikasikan bahwa alternatif A_i lebih terpilih.
Preferensi=(+) +(+)+(+) 









2.6  Use Case Diagram
Gambar 2.1 Use Case Diagram
Dari diagram use case diatas ada 2 aktor yang berhubungan langsung dengan sistem. Dimana setiap aktor harus melakukan login terlebih dahulu sebelum melakuakan aktivitas dis sistem. Ketua prodi SI sebagai administrator sistem dapat melakukan manipulasi data juri, peserta, nilai bobot kriteria, mengelola password pengguna, dan mencetak laporan hasil penialain juri. Sementara juri hanya dapat melakukan input nilai peserta dan mengubah passwordnya.

2.7 Analisis Logika Proses
            Digunakan 3 kelompok PKL untuk menerapkan logika Fuzzy MADM untuk penilaian makalah.
1.      Hasil Penilaian 3 Kelompok PKL
Tabel 2.1 Tabel Nilai
Alternatif
C1
C2
C3
C4
C5
C6
C7
Kelompok 1
8
8
9
7
10
9
7
Kelompok 2
9
8
8
9
7
10
10
Kelompok 3
7
9
8
9
9
10
7
Keterangan :   
C1   =   Penulisan bahasa Indonesia yang baik dan benar
C2   =   Kesesuaian latar belakang, tujuan dan manfaat
C3   =   Kesesuaian format laporan dengan pedoman
C4   =   Kemampuan menganalisis masalah
C5   =   Kemampuan memberikan alternatif solusi
C6   =   Kemampuan menyimpulkan hasil penelitian
C7   =   Kelengkapan data dan dokumen pendukung

2.      Pemberian nilai Bobot Kriteria
Pemberian nilai bobot kriteria(W) didasarkan pada tingkat kepentingan penilaian yaitu :
0                    = Sangat Rendah
1          = Rendah
3          = Cukup
4          = Tinggi
5          = Tinggi Sekali
Dan jika dikonfersi ke bilangan fuzzy maka akan menjadi seperti gambar berikut:
Gambar 2.2 Bilangan fuzzy untuk bobot criteria
Dari gambar tersebut, bilangan-bilangan fuzzy dapat dikonversikan ke bilangan crisp: SR = 0 ; R = 0,25 ; C = 0,5 ; T = 0,75 ; dan TS = 1;
Dan pengambil keputusan memberikan nilai sebagai berikut :
                Tabel 2.2 Bobot Kriteria
Kriteria
Bobot
C1
0.75
C2
0.75
C3
0.75
C4
1
C5
1
C6
1
C7
0.75


3.         Pemberian Nilai Fuzzy
Dari nilai di atas akan dikonversi ke nilai fuzzy. Untuk setiap kriteria memiliki nilai sebagai berikut :
10 = Sempurna
            9 = Sangat Baik
            8 = Baik
            7 = Cukup
            6 = Kurang
Dan jika dikonfersi ke bilangan fuzzy maka akan menjadi seperti gambar berikut:
Gambar 2.3 Bilangan fuzzy untuk setiap kriteria
Dari gambar tersebut, bilangan-bilangan fuzzy dapat dikonversikan ke bilangan crisp: K = 0 ; C = 0,25 ; B = 0,5 ; SB = 0,75 ; dan S = 1;
Dan dari data nilai di atas maka dihasilkan nilai konversi fuzzy sebagai berikut :
Tabel 2.3 Tabel Nilai Fuzzy
Kriteria
Alternatif 1
Alternatif 2
Alternatif 3
C1
0.5
0.75
0.25
C2
0.5
0.5
0.75
C3
0.75
0.5
0.5
C4
0.25
0.75
0.75
C5
1
0.25
0.75
C6
0.75
1
1
C7
0.25
1
0.25
4.      Normalisasi Matriks
Normaliasi di dapat dari rumus berikut:
 Karena setiap nilai yang diberikan pada setiap alternatif disetiap kriteria merupakan nilai kecocokan, maka semua kriteria yang ada di nilai sebagai atribut keuntungan.
Perhitungan untuk alternatif kelompok 1
a.       Untuk criteria C1,
Nilai-nilanya adalah 0.5 : 0.75 : 0.25 , maka jika dimasukan kedalam rumus maka hasilnya :
b.      Untuk kriteria C2
Nilai-nilainya adalah : 0.50 : 0.5 : 0.75 , maka jika dimasukan ke dalam rumus maka hasilnya :
c.       Untuk kriteria C3
Nilai-nilainya adalah : 0.75 : 0.5 : 0.5 , maka jika dimasukan ke dalam rumus maka hasilnya :
d.      Untuk kriteria C4
Nilai-nilainya adalah : 0.25 : 0.75 : 0.75 , maka jika dimasukan ke dalam rumus maka hasilnya :
e.    Untuk kriteria C5
Nilai-nilainya adalah : 1 : 0.25 : 0.75 , maka jika dimasukan ke dalam rumus maka hasilnya :
f.     Untuk kriteria C6
Nilai-nilainya adalah : 0.75 :1 : 1 , maka jika dimasukan ke dalam rumus maka hasilnya :
g.                 Untuk kriteria C7
Nilai-nilainya adalah : 0.25 :1 : 0.25 , maka jika dimasukan ke dalam rumus maka hasilnya :
Dan seterusnya untuk alternatif kelompok 2 dan 3, hingga didapatkan hasil seperti tabel berikut :
Tabel 2.4  Tabel Normalisasi Matriks
Kriteria
Alternatif 1
Alternatif 2
Alternatif 3
C1
0.67
1
0.33
C2
0.67
0.67
1
C3
1
0.67
0.67
C4
0.33
1
1
C5
1
0.25
0.75
C6
0.75
1
1
C7
0.25
1
0.25

h.      Hasil Perengkingan
Didapat dari perkalian matrik ternormalisasi (R) dengan bobot (W).
       Perhitungan untuk kelompok 1 :
1.      Untuk kriteria C1 : 0.67 x 0.75 = 0.5
2.      Untuk kriteria C2 : 0.67 x 0.75 = 0.5
3.      Untuk kriteria C3 : 1 x 0.75 = 1
4.      Untuk kriteria C4 : 0.33 x 1 = 0.33
5.      Untuk kriteria C5 : 0.67 x 0.75 = 0.5
6.      Untuk kriteria C6 : 0.67 x 0.75 = 0.5
7.      Untuk kriteria C7 : 0.75 x 1 = 0.75
      Dan nilai preferensi () kelompol 1 yaitu
 = 0. 5 + 0.5 + 0.75+1+0.33+1+0.75 +0.19
      = 4.02
            Dan seterusnya untuk alternatif kelompok 2 dan 3, hingga diperoleh hasil seperti table berikut :





Tabel 2.5 Tabel Hasil Perengkingan
Kriteria
Alternatif 1
Alternatif 2
Alternatif 3
C1
0.75
0.25
0.5
C2
0.5
0.75
0.5
C3
0.5
0.5
0.75
C4
1
1
0.33
C5
0.25
0.75
1
C6
1
1
0.75
C7
0.75
0.19
0.19
Nilai
Preferensi
4.74
0.44
0.02

Maka dari hasil perhitungan Fuzzy Kelompok 2 memiliki nilai tertinggi yaitu 4.74, selanjutnya kelompok 3 yaitu 4.44 dan sebagai alternatif terkahir kelompok 1 dengan nilai 4.02

2.8     Perancangan
2.8.1 Rancangan Form Login
            Berikut ini rancangan form ini login. Form ini berfungsi sebagai verifikasi user ketika akan mengunakan sistem.
Gambar 2.4 Rancangan Form Login

2.8.2 Rancangan Form Menu Utama Administrator
            Berikut merupakan rancangan form menu utama untuk adminsitrator setelah berhasil login. Di halaman ini administrator dapat melakukan manipulasi data terhadap data peserta, juri, bobot kriteria dan mencetak laporan. 
Gambar 2.5 Rancangan Form Menu Utama

2.8.3 Rancangan Form Input Data Juri
            Form ini digunakan untuk menginputkan data juri yang akan melakukan penilaian terhadap peserta PKL.
Gambar 2.6 Rancangan Form Input Data Juri

2.8.4 Rancangan Form Input Data   Peserta
                        Berikut merupakan rancangan form input data peserta. form ini digunakan untuk menyimpan, mengedit dan menghapus data peserta PKL.
Gambar 2.7 Rancangan Form input Data Peserta

2.8.5  Rancangan Form Input Bobot Kriteria Penialain Makalah
            Berikut adalah form input  untuk menginputkan nilai bobot kriteria penilaian makalah. Form ini dapat menyimpan, mengedit dan menghapus nilai bobot setiap kriteria.
Gambar 2.8 Rancangan Form Input Bobot Kriteria Penilaian Makalah
 
 2.8.6 Rancangan Form Input Bobot Kriteria Seminar
          Berikut adalah form input  untuk menginputkan nilai bobot kriteria penilaian seminar makalah. Form ini dapat menyimpan, mengedit dan menghapus nilai bobot setiap kriteria.
Gambar 2.9 Rancangan Form Input Bobot Kriteria Penilaian Seminar

2.8.7 Rancangan Form Account
            Berikut adalah rancangan form input untuk mengelola data pengguna yang dapat login di sistem.
Gambar 2.10 Rancangan Form  Account
2.8.8 Rancangan Form Menu Utama Juri
Berikut merupakan rancangan form menu utama untuk juri setelah berhasil login.
Gambar 2.11  Rancangan Form Menu Utama Juri
2.8.9 Rancangan Form Input Penilain Makalah
            Berikut adalah form input untuk menginputkan hasil penilaian makalah. Form ini dapat menyimpan, mengedit dan menghapus data yang telah diperoleh.
Gambar 2.12 Rancangan Form Input Penilain Makalah

2.8.10 Rancangan Form Input Penilaian Seminar
Berikut adalah form input untuk menginputkan hasil penilaian makalah . Form ini dapat menyimpan, mengedit dan menghapus data yang telah diperoleh.
Gambar 2.13 Rancangan Form Input Penilain Seminar

2.8.11 Rancangan Form Ubah  Password
Berikut adalah rancangan form ubah password. Setelah berhasil login, juri dapat merubah password dirinya di halaman form ini.
Gambar 2.14 Rancangan Form Ubah Passoword

2.8.12 Rancangan Output Data penilaian makalah per peserta
Berikut adalah rancangan hasil laporan dari penilaian makalah per peserta.
Gambar 2.15 Rancangan Output Data penilaian makalah per peserta

2.8.13 Rancangan Output Penilaian Seminar Per Peserta
Berikut adalah rancangan hasil laporan dari penilaian seminar per peserta.
Gambar 2.16 Rancangan Output Data Penilaian Seminar Per Peserta

3.    HASIL
            Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Universitas Bina Darma Palembang, hasil akhir dari semua kegiatan dan tahapan-tahapan pengembangan sistem yang telah dilakukan merupakan penerapan dari rancangan-rancangan yang telah diuraikan pada bab sebelumnya yang terdiri dari desain file, desain input, desain output. Adapun hasil dari penelitian ini berupa Sistem penilaian kelompok PKL Prodi Sistem Informasi Universitas Bina Darma Palembang. Sistem informasi ini dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP (Hypertext Processor).



3.1       Form Login
            Form ini akan muncul ketika sistem dijalankan pertama kali. User diharuskan memasukan user id dan password untuk dapat masuk ke menu utama. ada 2 tingkat pengguna yang dikenali oleh sistem. Yang pertama administrator, yang mempunyai hak akses penuh atas sistem dan juri.
            Berikut ini adalah tampilan form login :
Gambar 3.1 Form login

3.2       Menu Utama Administrator
            Menu ini akan tampil setelah user berhasil login dan dikelali sebagi administrator. Di menu utama, admin dapat menginputkan data peserta, juri, bobot nilai kritera, mengelola data pengguna dan mencetak laporan.
Berikut adalah tampilan menu utama administrator :
Gambar 3.2 Menu utama administrator

3.3       Form Input Data Peserta
            Form ini berfungsi untuk menginputkan data peserta PKL. Admin dapat mengedit dan menghapus data yang telah diinputkan. Berikut adalah tampilan form menu input data peserta :
Gambar 3.3 Form menu input data peserta

3.4       Form Input Data Juri
            Form ini berfungsi untuk menginputkan data juri penilai. Admin dapat mengedit dan mengahpus data yang telah diinputkan. Berikut adalah tampilan menu input data juri :
Gambar 3.4 Form menu input data juri

3.5       Form Input Nilai Bobot Kriteria Makalah
            Form ini berfungsi untuk menginputkan nilai bobot kriteria penilaian makalah. Berikut adalah tampilan form input menu bobot kriteria makalah :
Gambar 3.5 Form input nilai bobot kriteria makalah

3.6       Form Input Nilai Bobot Kriteria Seminar
            Form ini berfungsi untuk menginputkan nilai bobot krteria penilaian seminar. Berikut adalah tampilan form input menu bobot kriteria seminar :
Gambar 3.6 Form input nilai bobot kriteria seminar
3.7       Form Account
Form ini berfungsi untuk mengelola data user. Berkut adalah tampilan form account :
Gambar 3.7 Form account

3.8       Menu Utama Juri
Menu ini akan tampil setelah user berhasil login dan dikelali sebagi juri. Di menu utama, juri dapat menginputkan mengubah password dan meinputkan hasil penialain yang diberikan ke masing-masing kelompok. Berikut adalah tampilan menu utama juri :
Gambar 3.8 Menu utama juri

3.9       Form Input Penilaian Makalah
Form ini berfungsi untuk menginputkan hasil penilaian makalah peserta PKL. Berikut adalah tampilan form input penilaian makalah :
Gambar 3.9 Form input penilaian makalah

3.10                 Form Input Penilaian Seminar
Form ini berfungsi untuk menginputkan hasil penilaian seminar peserta PKL. Berikut adalah tampilan form input penilaian seminar :
Gambar 3.10 Form input penilaian seminar

3.11     Laporan Penilaian Makalah Perpeserta
            Hasil penialain makalah kemudian dapat di cetak untuk ditanda tangani penilai sebagai bukti bahwa nilai yang dberikan adalah benar. Dan berikut adalah hasil laporan penialaian makalah perpeserta :
Gambar 3.11 Laporan penilaian makalah perpeserta

3.12     Laporan Penilaian Seminar Per Peserta
            Hasil penialain seminar kemudian dapat dicetak untuk ditanda tangani penilai sebagai bukti bahwa nilai yang diberikan adalah benar. Dan berikut adalah hasil laporan penialaian seminar perpeserta :
Gambar 3.12 Laporan penilaian seminar perpeserta
3.13     Laporan Penilaian Makalah Seluruh Peserta
            Berikut adalah laporan hasil penialain makalah seluruh perserta yang telah di rengking :
Gambar 3.13 Laporan penilaian makalah seluruh peserta

3.14     Laporan Penilaian Seminar Seluruh Peserta
            Berikut adalah laporan hasil penialain seminar seluruh perserta yang telah di rengking :
Gambar 3.14 Lapora

4.    Kesimpulan
1.    Sistem Informasi ini dapat membantu Kaprodi Sistem Informasi untuk menentukan kelompok terbaik secara cepat
2.    Sistem Pendukung Keputusan yang telah dihasilkan ini dapat menyampaikan informasi secara tapat dan benar, serta sebagai bahan untuk meningkatkan kemampuan dalam membuat suatu sistem informasi sehingga bermanfaat bagi pihak yang memerlukan agar bisa dijadikan bahan penelitian selanjutnya.


DAFTAR PUSTAKA

Kusrini. 2007. Konsep dan Aplikasi Sistem Pendukung Keputusan. STIMIK AMIKOM: Yogyakarta.

Kusumadewi, Sri dkk. 2006. Fuzzy multi-Attribut Decision Making (Fuzzy MADM). Graha Ilmu: Yogyakarta.

Pressman, Roger S. 2001. Software Enginerring : A. Practitioner’s Approach. McGraw-Hill Higher Education.

Widodo, S dkk. 2009. Sistem Pendukung Keputusan untuk Menentukan Penerima Beasiswa Bank BRI Menggunakan FMADM (Studi Kasus : Mahasiswa Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia).